TESTIMONY



DIABETES KOMPLIKASI GANGGREN
KESEMBUHAN SRIYATI DARI KENCING MANIS AKUT

Vonis amputasi sudah sempat dilayangkan pihak medis kepada Ibunda kami, Sriyati, ujar M. S. Yahya, putra Sriyati yang menetap di Blitar, Jawa Timur. Sejak saya duduk dibangku SMA, ibu sudah menderita diabetes. Selama ini kami hanya mengupayakan upaya medis sederhana dan pengobatan alternatif, untuk menanggulangi derita yang ibu alami.
Menjelang bulan puasa tahun 2007, kami dipertemukan dengan TAHITIAN NONI JUICE sebagai mediasi kesembuhan ibu. Alhamdulillah Allah mengijinkan penyakit diabetes ibu terobati dengan mengonsumsi TAHITIAN NONI JUICE 7 x 20cc setiap hari selama dua bulan.
Bulan puasa 2007 menjadi puncak penderitaan ibu kami. Gula darah dalam tubuhnya mencapai angka 474. Ibu sempat tak bisa berjalan karena bengkak dan luka dikakinya. Hal tersebut juga membuatnya mendapatkan vonis amputasi oleh dokter. Sebuah solusi yang tidak diinginkan oleh ibu kami dan kami semua. Sambil mencari alternatif pengobatan lain, kami diperkenalkan oleh Minggu pertama mengonsumsi TAHITIAN NONI JUICE, ibu sudah mulai enak makan. Biasanya ibu tidak bisa makan apapun, karena penyempitan ditenggorokannya. belum lagi masalah jantung yang mendera tubuhnya, sampai-sampai lambung dan paru-parunya ikut mengalami kerusakan. Tapi semuanya berangsur membaik dan normal.
Sebulan kemudian, bengkak serta luka dikaki ibu berangsur-angsur membaik. ibu sudah bisa berjalan, bahkan keluhan penglihatan dimatanya juga semakin berkurang. dari sinilah saya yakin bahwa kandungan di dalam tahitian noni juice yang bisa mengatasii masalah diabetes adalah benar adanya.
Saya hanya ingin menekankan, jika Allah SWT menciptakan sesuatu pasti ada manfaatnya, buah noni dari tahiti bisa menjadi penawar penyakit yang dialami ibu saya.

  Terapi Diabetes | Menangani Diabetes Melitus 40 Tahun | Testimoni Yusuf Ikhsan

Dulu Yusuf Ichsan, 67 tahun, selalu menakar kadar gula yang masuk kedalam tubuh. Pasalnya ia mengidap diabetes melitus semenjak usia 27 tahun. Badan kerap merasa lemas, dan aktifitas terhambat karena tidak boleh merasa lelah. “Cape sedikit pasti badan akan merasa sesak,” katanya.
Namun semenjak ia rutin mengonsumsi Tahitian Noni Juice April 2008 lalu, gula darahnya yang selalu berkisar 200 keatas, kini berangsur normal menjadi 140. “Sebelum saya menjalani shalat Tahajud, saya mengonsumsi Tahitian Noni Juice dahulu,” cerita kakek delapan cucu ini.
Cobaan yang diujikan ALLAH SWT kepada Yusuf Ikhsan mencapai puncaknya pada 2003 silam. Sesak nafas yang berkepanjangan, tidak bisa buang air kecil, hingga badannya yang tidak bisa bergerak menjadi pelengkap kasih sayang ALLAH kepadanya. Sudah beragam cara, baik medis maupun alternatif untuk mencari kesembuhan, namun kesembuhan tak jua menyapa. “Saya hanya berikhtiar, hasilnya saya pasrahkan kepada ALLAH SWT,” tegasnya.
Memasuki tahun ketiga penderitaannya, Yusuf diperkenalkan Tahitian Noni Juice oleh anaknya Natalia Susianingrum. Awalnya Tahitian Noni Juice ditolak mentah-mentah oleh Yusuf, “Katanya jamu! Jamu kok manis, mana bisa buat diabetes melitus ku, yang ada malah tambah parah,” ungkapnya dulu. Sekitar 3 tahun anak dan istrinya harus bersabar untuk mengajak Yusuf meminum Tahitian Noni Juice secara rutin.
April 2008 lalu, dengan bujukan dan rayuan, akhirnya Yusuf mau mengonsumsi Tahitian Noni Juicesecara rutin. Setiap pagi, sore, dan menjelang sholat Tahajud menjadi jadwall rutinnya mengonsumsiTahitian Noni Juice. Hanya berselang 7 bulan mengonsumsi Tahitian Noni Juice secara rutin, Yusuf Ikhsan kaget melihat hasil lab untuk gula darahnya yang berkisar 140. “Selama 40 tahun belum pernah gula darah saya berkisar kepala angka 1, minimal angka 2.”
“Alhamdulillah derita saya selama 40 tahun bisa terobati. Dulu saya antipati terhadap jus ini, justru sekarang saya amat membutuhkannya. Karena itu pada kesempatan testimoni ini Tahitian Noni Juice menjadi mediasi kesembuhan diabetes melitus saya. Saya menganjurkan pada mereka yang masih ragu untuk mengonsumsinya. Saya adalah bukti nyata keampuhan jus noni asal tahiti ini. Ingat doa yang diselaraskan dengan ikhtiar adalah solusi terbaik. Artinya keyakinan menjadi faktor penting dalam usaha kesembuhan diri. Dan Tahitian Noni Juice menjadi mediasi tepat untuk kesehatan.”

Mengatasi Diabetes karena keturunan : Mirna S.Praja

Penyakit diabetes melitus yang diderita Mirna S. Prasaja. Bukan karena pola hidup yang tidak sehat semata, namun sakit yang ia derita merupakan warisan genetik dari orang tua yang juga menderita diabetes melitus. Awalnya, Mirna tidak menyadari penderitaannya, baginya sering buang air kecil dan lemas-lemas adalah hal biasa dan wajar. Namun lambat laun hal itu menganggu hidupnya. Karenanya Mirna mencoba mencari jawabannya melalui ilmu medis.
Kekhawatiran Mirna terjawab, dokter menyatakan bahwa gula darahnya tinggi, begitu juga dengan SGOT, SGPT serta diketahui pula bahwa Mirna mengalalami asam urat yang tinggi.
“Informasi tersebut cukup mengejutkan saya, namun saya hanya bisa pasrah dan menurut saja apa yang dianjurkan dokter” ujar Mirna.
Beberapa hari berikutnya sang Paman yang mendengar hal tersebut menyodorkan Mirna Tahitian Noni Juice untuk membantu meminimalisir deritanya. Dalam hitungan minggu, gula darah, SGOT, SGPT dan asam uratnya turun drastis. Yang lebih mengejutkan Mirna adalah luka di ibu jari yang tidak sembuh selama berbulan bulan, akhirnya sirna dengan mengompresnya dengan Tahitian Noni Juice selama seminggu. Ketakjuban Mirna akan khasiat Tahitian Noni Juice bertambah ketika Tahitian Noni Juice menurunkan demamnya yang tinggi ketika menderita Tipus,
“Dosisnya 20cc setiap jam sekali, Alhamdulillaah trombosit saya kembali normal. Saya merasa bersyukur atas mukjizat yang diberikan ALLAH SWT melalui Tahitian Noni Juice” cerita Mirna.

Luka Diabetes Kasminten 82 tahun Sembuh dengan 1 botol TNBB

 
Nenek Kasminten (82th) jatuh dari kamar mandi dan mengalami patah tulang pada lengan sehingga harus dioperasi. Karena beliau menderita diabetes, bekas jahitan operasi menjadi luka yang susah kering, memborok, gatal dan bernanah.
Berbulan-bulan kami sekeluarga sangat prihatin dengan keadaan ini. Apalagi keadaan beliau juga sangat lemah sehingga harus sering berbaring dan menggunakan kursi roda. Hingga akhirnya saya mengenal Tahitian Noni Bioactive beverage (TNBB) dalam sebuah seminar di Sidoarjo.
Awalnya saya tidak yakin dan tidak suka produk MLM. Namun karena penjelasan produk yang masuk akal akhirnya kami mengonsumsikan Tahitian Noni Bioactive pada nenek dengan dosis 60ml pagi dan menjelang tidur.
Dua hari setelah mengkonsumsi Tahitian Noni Bioactive luka mulai mengering meski belum sempurna namun terjadi perubahan energi yang dirasakan beliau. Badan beliau menjadi tidak lemas dan terasa lebih sehat.
Seminggu kemudian botol pertama habis, kami membelikan Tahitian Noni Bioactive lagi untuk beliau dan kami sangat terkejut saat menjenguk beliau karena lukanya sudah sembuh, bersih dan halus.
Betapa bahagianya ayah saya ketika melihat Ibu nya sudah sehat kembali setelah selama kurang lebih 6 bulan keadaannya sungguh memprihatinkan. Kini keadaan nenek saya jauh lebih baik dari sebelumnya.
Beliau tidak lagi menggunakan kursi roda, makannya lahap, dan bisa datang ke acara dimana saya sedang mengikuti lomba atau sebuah kontes sebagai supporter bersama anggota keluarga yang lain.
Betapa bahagianya saya dan keluarga dengankeadaan ini. Terima kasih Allah, terima kasih Tahitian Noni Bioactive

 
Mengatasi Diabetes dan gangguan kesehatan di masa tua
Aminudin : Waspada Kesehatan di hari tua

Penyakit Gula Diabetes. Usia senja menjadi momok bagi sebagian orang terhadap kesehatan mereka. Begitu pula yang dialami oleh Aminudin, 66 tahun. Menginjak masa tua Aminudin mulai khawatir akan tingkat kesehatan yang semakin menurun, “Bertambahnya usia bukan berarti bertambah pula nikmat yang diberikan Allah SWT,” tegasnya.
Penyakit Gula Diabetes. Sejak usia 50 tahun, Aminudin mengalami penurunan nikmat sehat yang diturunkan Allah SWT, mulanya, Aminudin menderita Hipertensi. Ia pun diminta dokter untuk mengurangi makanan yang berpotensi memicu tekanan darahnya. Belum lagi fungsi jantungnya yang semakin tahun semakin menurun kinerjanya. “Saya sempat dioperasi akibat penyumbatan pada jantung,” cerita Aminudin. Saat usianya menginjak 65 tahun Aminudin divonis dokter mengidap penyakit gula, gula darahnya mencapai lebih dari 220.
Penyakit Gula Diabetes. Tingginya penyakit gula Aminudin membuatnya mudah terserang Penyakit Kulit. Karenanya Aminudin harus menjalani diet ketat untuk mengontrol gula darahnya. “Inilah puncak penderitaan saya, saya tidak bisa makan bebas,” katanya.
Penyakit Gula Diabetes. Agustus silam, saat Aminudian menghadiri pengajian di dekat rumahnya, oleh tuan rumah Aminudin di kenalkan Tahitian Noni Juice untuk mengatasi penyakit gula nya. “Saya penasaran dan mencobanya, sehari saya minum 2 x 30 cc,” ungkapnya. Ketika ia mendengarkan pemaparan Dr. Amarullah tentang dosis yang diperlukan untuk penyakit gula, Aminudian melipatgandakan dosis konsumsi Tahitian Noni Juice.
Penyakit Gula Diabetes. Dalam waktu 3 bulan, penyakit gula yang ia derita berangsur-angsur membaik, bahkan dokter yang merawat Aminudian sempat bingung dengan hasil medisnya. penyakit gula Aminudian kembali normal, fungsi jantung serta penyumbatan jantung semakin membaik. “Alhamdulillah Allah SWT telah mengutus Tahitian Noni Juice sebagai obat alami untuk kesehatan saya,” ujarnya senang.
 


Glukoma Mata | Apakah Glukoma Mata Bisa Dipulihkan?

Glukoma Mata. Mata adalah karunia terbesar dari Tuhan YME kepada umatnya di dunia, agar kita dapat melihat keindahan ciptaanNya. Namun apa yang terjadi jika Tuhan berkehendak lain. Maka dunia ini akan sangat gelap.
Glukoma Mata. Inilah yang hamper terjadi pada Sri Endah, 57 tahun. Mata kirinya sudah mengalami glukoma atau mencairnya/ mengkristalnya cairan di mata, sehingga merusak retina dan tidak mampu menciptakan kamera yang bisa menangkap objek yang dilihat. Sehingga pandangan tampak kabur atau menjadi gelap. “Saya pasrahkan glukoma tersebut sejak hampir 3 tahun yang lalu. Tapi ada hal yang membuat saya kaget, saat saya memeriksakan mata sebelah kanan, dokter mendiagnosa bahwa sel-sel yang menghubungkan antara bola mata saya – sebelah kanan, yang masih normal dan sehat – dengan tengkorak kepala saya sudah rusak menyebabkan bola mata saya bisa lepas dari mangkoknya,” terang Sri memulai ceritanya.
Glukoma Mata. Gejalanya datang dengan cepat saat itu, Sri yang sedang bersantai dirumah tiba-tiba mengalami pandangan yang kabur dan gelap. Ditengah kekalutannya menghadapi serangan mendadak tersebut, Sri mencoba tenang dan berbaring di kamarnya. Selang setengah jam, ia mencoba bangkit dan meminta tolong kepada keponakannya untuk menelepon dokter mata langganannya. “Saya sedikit syok begitu tahu dokter saya cuti sehingga baru akan kembali beberapa minggu. Saat itu saya teringat bahwa saya punya Tahitian Noni Juice.” Tanpa menunggu waktu, Sri langsung berkonsultasi dengan Nina Sarungu, Nutritionist Tahitian Noni Independen Indonesia dan menceritakan kejadian yang menimpanya. Berbekal informasi dari Nina, Sri mengonsumsi Tahitian Noni Juice dengan dosis 2x60ccperhari dan meneteskan Tahitian Noni Juice yang bagian atasnya (cairan yang bening) di matanya pada pagi dan sore hari sebanyak 2 tetes.
Glukoma Mata. Sambil menenangkan diri Sri mencoba mencari dokter mata lainnya untuk memeriksakan kondisinya. Setelah berhasil, maka vonis yang didengarnya adalah adanya kerusakan sel mata, sehingga menyebabkan bola matanya terlepas dari mangkok tengkoraknya. ”Atau bahasa dokternya Retina Detachment,” terang Sri. Namun Sri mempercayakan Tahitian Noni Juice sebagai solusi atau membantu meningkatkan kesembuhannya. Bahkan ia menanyakan hasil medis yang didapatkannya dari dokter mata kepada Dr. Amarullah di TNI saat acara Health Talk.
Glukoma Mata. “Dr Amarullah memberikan informasi kepada saya bahwa, untuk memperbaiki sel, butuh waktu 100 hari. Benar saja di bulan Agustus, mata saya sudah mulai membaik. Bahkan mata kiri saya yang mengalami glukoma terlebih dulu juga ikut membaik. Puji Tuhan, ternyata Tahitian Noni Juice sangat luar biasa dan memang benar paten Tahitian Noni Juice tentang glukoma dan memperbaiki sel. Terima kasih Tahitian Noni Juice.”

Ibu Agian Isnanauli, Bogor
 
Ibu Agian merupakan korban mal praktek di sebuah rumah sakit di Jakarta. Terjadinya kasus mal praktek itu menyebabkan 86% otak dari Ibu Agian mengalami kerusakan parah. Suami korban, Hasan Kusuma, sempat mengajukan permohonan euthanasia atau suntik mati untuk istrinya kepada DPR RI karena harapan hidup Ibu Agian amat kecil dan biaya perawatan yang sangat mahal. Menurut cerita Hasan, kondisi kesehatan istrinya kini terus membaik tak lain karena Ibu Agian mengonsumsi Tahitian Noni Juice. Dulu Ibu Agian harus menelan sekitar 46 jenis obat sehari yang harganya Rp 1 jutaan. Berkat Tahitian Noni Juice,konsumsi obat berangsur berkurang hingga tinggal 3 jenis sehari. Kesehatannya berangsur pulih, harapan hidupnya kembali hadir. Tentu ini perlu disyukuri sebagai rahmat Tuhan Yang Maha Esa.

     Aisyah Al Habsy dan Achmad Syakir

sembuhkan otak hilangSepertiga Otak   anakku hilang


Sebagai ungkapan syukur, Aisyah membagi pengalamannya dengan TNJ kepada orang-orang yang membutuhkannya.
    Kini Acmad Syakir, 19 tahun, sudah bisa membaca dan bercanda dengan adik-adiknya. Ia juga bisa berkonsentrasi dalam waktu yang lama, sehingga ia mampu mengolah pikirannya selama berjam-jam. tertawanya juga semakin lepas dan ia bisa berlari-lari kecil. Aisyah Al Habsyi, ibunda Syakir merasa bersyukur atas karunia Allah SWT yang dilimpahkan kepadanya.

Kecelakaan yang menimpa Syakir, menurut Aisyah, tetap disyukurinya. Ini bentuk perhatian Allah SWT kepada saya dan keluarga,"kata Aisyah, mengawali ceritanya. Syakir mengalami penderitaan dan perjuangan dahsyat untuk bertahan hidup.Kecelakaan hebat yang terjadi pada 6  September 2006 hampir saja merenggut pemuda ganteng yang hobi otomotif. Kepala Syakir harus terbentur batu kali yang besar saat ia mengikuti balapan motor. Imbasnya, sepertiga otak Syakir harus hilang.

Penanganan yang tidak memuaskan dari RS umumdi Indonesia membuat Aisyah harus menerbangkan Syakir ke RS di Singapura. "kenapa baru dibawa sekara-ng, ujar dokter Singapura kepada saya,"cerita Aisyah. "Tubuh Syakir kaku, jangankan bicara, menggerakkan bola matanya saja sulit, apalagi menggerakkan anggota tubuhnya. Tim dokter memvonis Syakir akan sembuh dalam waktu 7 tahun, itupun tidak sempurna. Syakir akan seperti anak kecil, bicara tidak jelas, berfikirpun akan sangat lambat, ini semua karena imbas dari hilangnya sebagian otaknya. "Tapi saya yakin Allah SWT akan menyembuhkan anak saya,"ungkap Aisyah.

Hampir tiga bulan, Aisyah dan Syakir menetap di Singapura tanpa harapan pasti. Pertengahan Februari Aisyah mulai memberikan TNJ kepada Syakir hingga 500ml. perubahan pun terjadi di hari ke-5, Syakir bisa menggerakkan lehernya. "Sekarang? Ia sudah beraktivitas seperti biasa,"cerita Aisyah. Sebagai ucapan syukur yang dalam, sejak saat itulah Aisyah membagi pengalamannya ber-TNJ kepada orang-orang yang membutuhkan kesehatan.





 Sembuh dari Jantung Bocor & Koroner Tanpa Operasi: Fattah Zarkoni, Jakarta.
 
Juni 2008 kena serangan jantung, setelah diperiksa ternyata ada tiga sumbatan pada jantung dan klep bocor. Dokter menyarankan untuk segera dioperasi.
Bulan Agustus dan Desember 2008 dirawat di Rumah Sakit bahkan di ICCU namun belum di lakukan operasi..
Selanjutnya ?di lakukan perawatan di rumah? dengan menyediakan tabung oksigen serta aktivitas harian seperti mandi buang air kecil dsbnya ?harus di papah oleh istri.
 Juli 2009 di kenalkan Tahitian Noni Juice oleh pak Asbar dan mengkonsumsinya dengan takaran 2x 30cc/hari, dua minggu kemudian badan mulai terasa segar dan makin lama makin tambah sehat, Akhirnya tidak jadi operasi.
Kini Fattah Zarkoni sudah bisa ber-olah raga bulu tangkis lagi, bahkan bulan September 2009 pada saat hari lebaran sudah bisa mudik ke Jawa Tengah dengan menyetir sendiri.

 Sembuh dari Stroke, Amrullah Sastroasmoro, Jakarta.
 
Sekarang, Amrullah Sastroasmoro menjalani hidup normal. Seluruh tubuhnya bisa digerak-gerakan, meski belum sepenuhnya pulih.
Ayah tiga anak ini menderita lumpuh pada tubuh bagian kiri, mulai dari kepala hingga kaki. Penyebabnya adalah stroke ketiga yang menyebabkan pembuluh darah di otak sebelah kanan pecah.
"Alhamdulillah, sekarang saya sudah bisa merasakan gatal di tangan kiri saya lagi," katanya. Kesembuhan ini berkat Tahitian Noni Juice yang diminumnya secara rutin sejak 5 Maret lalu.
 Awalnya, pensiunan PNS berusia 65 tahun ini menolak Tahitian Noni Juice yang disodorkan istrinya. Ia pesimis, stroke yang dideritanya sejak enam tahun lalu itu bisa disembuhkan.
Sebab berbagai obat telah dicoba, termasuk coconut oil dan ramu-ramuan. "Tapi hasilnya tidak maksimal," cerita Amrullah. Stroke ketiganya terbilang cukup berat. Pembuluh darah di otak sebelah kanan pecah sehingga menyebabkan kelumpuhan.
Berkat istri yang gigih menyodorkan Tahitian Noni Juice, akhirnya jus noni itu diminumnya secara berkala, 2 sloki setiap hari. Namun 3 hari kemudian, kinerja Tahitian Noni Juice tidak terasa maksimal, sampai suatu ketika Amrullah dan istrinya menemui Dr. Amrullah di acara Health Talk Tahitian Noni Juice dan menanyakan perihal sakitnya.
Ternyata dosisnya yang kurang. Setelah ditambah 4 sloki sehari, dua minggu berikutnya Amrullah merasakan getaran-getaran pembuluh darah di tangannya. Rasanya seperti kesemutan. Saya teringat ucapan Dr. Amarullah, bahwa itu adalah efek penyembuhan," katanya. Benar saja, keesokan harinya ia sudah bisa menyendok nasi dari magic jar dan merasakan kepulan asapnya. Sepontan ia mengucap syukur "Alhamdulillah"

Sembuh dari Diabetes

DIABETES KOMPLIKASI GANGGREN
SRIYATI BLITAR-JAWA TIMUR
diabetes-akut

Vonis amputasi sudah sempat dilayangkan pihak medis kepada Ibunda kami, Sriyati, ujar M. S. Yahya, putra Sriyati yang menetap di Blitar, Jawa Timur. Sejak saya duduk dibangku SMA, ibu sudah menderita diabetes. Selama ini kami hanya mengupayakan upaya medis sederhana dan pengobatan alternatif, untuk menanggulangi derita yang ibu alami.
Menjelang bulan puasa tahun 2007, kami dipertemukan dengan TAHITIAN NONI JUICE sebagai mediasi kesembuhan ibu. Alhamdulillah Allah mengijinkan penyakit diabetes ibu terobati dengan mengonsumsi TAHITIAN NONI JUICE 7 x 20cc  setiap hari selama dua bulan.
Bulan puasa 2007 menjadi puncak penderitaan ibu kami. Gula darah dalam tubuhnya mencapai angka 474. Ibu sempat tak bisa berjalan karena bengkak dan luka dikakinya. Hal tersebut juga membuatnya mendapatkan vonis amputasi oleh dokter. Sebuah solusi yang tidak diinginkan oleh ibu kami dan kami semua. Sambil mencari alternatif pengobatan lain, kami diperkenalkan oleh TAHITIAN NONI JUICE.
Minggu pertama mengonsumsi TAHITIAN NONI JUICE, ibu sudah mulai enak makan. Biasanya ibu tidak bisa makan apapun, karena penyempitan ditenggorokannya. belum lagi masalah jantung yang mendera tubuhnya, sampai-sampai lambung dan paru-parunya ikut mengalami kerusakan. Tapi semuanya berangsur membaik dan normal.
Sebulan kemudian, bengkak serta luka dikaki ibu berangsur-angsur membaik. ibu sudah bisa berjalan, bahkan keluhan penglihatan dimatanya juga semakin berkurang. dari sinilah saya yakin bahwa kandungan di dalam tahitian noni juice yang bisa mengatasi masalah diabetes adalah benar adanya.
Saya hanya ingin menekankan, jika Allah SWT menciptakan sesuatu pasti ada manfaatnya, buah noni dari tahiti bisa menjadi penawar penyakit yang dialami ibu saya.
Sembuh dari Radang Otak, Dinda Alfiana Firda, Surabaya
Firda
Sungguh sedih jika melihat buah hati kita menderita. "Saya ingin Dinda kembali seperti dulu". Itulah ungkapan Fardiah Kurniati, ibu dari Dinda Alfiana Firda (15 tahun). Dinda yang aktif, cerdas dan gigih belajar, mengalami radang otak yang fatal. Ia mengalami kemunduran behavior. Perilakunya seperti anak kecil.
Berawal pada Januari 2006, dokter menyatakan Dinda mengalami epilepsi. Ia kerap kejang, terutama bila letih berat. Pulang dari tur sekolah ke Bali, penyakit Dinda kambuh. Ia mengalami kejang hebat, hingga tiga jam non stop. Dinda langsung dilarikan ke rumah sakit di Surabaya dan menginap di ruang ICU selama 8 hari. Kejang hebat itulah yang merusak susunan syaraf di otaknya yang kemudian mengalami radang otak yang fatal: Dinda tak mengenali sekelilingnya, termasuk keluarganya. "Oh Tuhan, ingatan Dinda hilang," jerit hati Fardiah Kurniati.
Dokter menyatakan Dinda menderita penyakit Esovalitis (radang otak). Selama dua bulan Dinda dirawat di rumah sakit, tapi tanda-tanda membaik belum nampak jelas. Dokter yang menangani Dinda menyarankan agar mengkonsumsi Tahitian Noni Juice. Kandungan di dalam Tahitian Noni Juice mampu mengaktifkan kembali fungsi susunan sel-sel syaraf yang lemah. Sejak Oktober 2006 Dinda mulai Tahitian Noni Juice sebanyak dua sendok makan, tiga kali sehari setelah mengkonsumsi obat dokter. Perubahan terjadi setelah Dinda mengkonsumsi botol kedua. Ia mulai bisa berjalan, berbicarapun mulai lancar. Kenangan lamanya mulai terkuak sedikit demi sedikit. Keceriaan Dinda mulai terpancar kembali. Inikah jalan Tuhan yang diberikan untuk kesembuhan anakku?

Leukimia/Kanker Darah Sembuh dng Tahitian Noni juice

Sembuh dari leukemia
Paulus Maria Bagus : TNJ Perpanjangan Tangan Tuhan.
NAMA SAYA Paulus Maria Bagus. Saya memiliki cerita, seputar pengalaman memerangi Leukimia yang saya derita sejak 2005 silam. Doa saya selama 3 tahun yang mengharapkan agar Tuhan YME, menyembuhkan penyakit Leukimia, akhirnya terjawab. Tahitian Noni Juice menjadi perpanjangan tangan Tuhan dalam pemberian berkat dan kesehatan bagi saya.
Ceritanya berawal pada bulan Agustus 2005. Saya merasa heran terhadap penyusutan berat badan saya. Lemas dan kurang nafsu makan menjadi pelengkap penderitaan saya. Anehnya saya tidak merasakan sakit di tubuh maupun organ dalam saya. Merasa aneh, saya memeriksakan darah saya ke sebuah laboratorium, pada 6 September 2005. Sore hari saya mengambil hasil laboratorium tes darah saya. Betapa kagetnya saat saya membaca bahwa Leukosit saya berada di angka 2222.2, yang seharusnya normalnya berada dikisaran 4.000 – 10.000. saat itu menjadi momentum terberat bagi saya. Saya memutuskan untuk berobet secara medis. Menurut Dokter penyakit saya bisa disembuhkan, dengan catatan meminum obat setiap hari seumur hidup. Bayangkan saya harus minum obat yang sebutirnya berharga Rp 250.000,- dan saya harus meminumnya sehari 4 kali.
Suatu hari saat diadakan reuni jemaat pasca kepergian ke Israel, ada seorang jemaat yang menilai bahwa wajah saya semakin pucat dan badan terlihat kurus. Akhirnya saya ceritakan mengenai penyakit saya. Kemudian ia memberikan sebotol Tahitian Noni Juice untuk mengatasi masalah kesehatan saya. Dengan mulai dosis 1 x 30cc sehari dan dibarengi dengan konsumsi obat medis, saya merasakan perubahan dalam tubuh saya. Hasil laboratorium saya kembali normal dan membaik. Stamina prima, dan napsu makan meningkat, Saya yakin bahwa TNJ benar-benar perpanjangan Tangan Tuhan dalam kesembuhan saya. Saya sarankan TNJ menjadi alternatif solusi masalah kesehatan yang bisa diandalkan

"Selamat" dari Kanker Prostat Stadium Lanjut & Asam Urat

Sembuh dari Kanker Prostat
Bactiar Martamulia : MASIH MAMPU MENYETIR SELAMA 6 JAM, SETELAH SEMBUH DARI KANKER & ASAM URAT.
Beruntung bagi anak-anak muda yang telah mengenal. Tahitian Noni Juice sejak dini dan mengonsumsinya secara teratur untuk menjaga staminanya. Baginya Tahitian Noni Juice merupakan one stop solution bagi kesehatan tubuh..
Hal itu telah dibuktikan sendiri oleh Bachtiar Martamulia yang Februari lalu menginjak usia 73 tahun. Tahitian Noni Juice telah benar-benar membuktikan khasiatnya untuk mengatasi masalah prostatnya. Penyakit yang akan akrab dengan kaum Adam menjelang hari tua ini, tergolong momok yang cukup menyeramkan. Bayangkan jika kita kesulitan buang air kecil. Pasti tersiksa sekali rasanya.
Inilah yang dialami Bachtiar. Kakek lima orang cucu ini mendadak kesulitan buang air kecil. “Kejadian itu terjadi pada 18 Juli 2007, dan hamper seminggu sebelumnya, air seni saya hanya keluar setetes demi setetes. Hingga pada tanggal 18 itulah, seharian air seni tidak bisa keluar,” ceritanya.
Keesokan harinya Bachtiar dilarikan ke rumah sakit di Surabaya. “Dokter memeriksa bahwa PSA atau ukuran pertanda tumor prostat (Kanker maker Prostat) di tubuh saya mencapai angka 57,35. Sementara normalnya hanya kisaran angka 4. Sudah berapa puluh kali lipat besarnya. Pastinya medis menyarankan untuk operasi karena Kanker Prostat tersebut. Namun saya tolak dengan berbagai macam alasan,” katanya.
Bachtiar yang memang telah mengenal Tahitian Noni Juice, spontan ingat dan berkonsultasi dengan seorang teman yang mengerti tentang Tahitian Noni Juice. “Sedikit meraba mengenai dosisnya, saya minum Tahitian Noni Juice satu botol dalam sehari. Dalam 4 hari, saya kembali periksakan PSA saya. Hasilnya sungguh mencengangkan PSA saya turun menjadi 52,74. Hari kelima dosis saya turunkan menjadi 500cc/0,5 liter sehari. Dalam 8 hari saya periksakan lagi PSA saya, dan hasilnya turun menjadi 19,9. Kemudian saya turunkan lagi dosisnya menjadi 250cc perhari. Dalam 3 bulan PSA saya tinggal 6,35. Enam bulan kemudian turun lagi menjadi 5,65 dan terakhir saya periksa pada 3 Desember 2009, PSA saya sangat normal diangka 3,23,” ujarnya.
Tidak hanya prostat yang akhirnya teratasi. Asam urat yang kerap mendera kakinya juga ikut teratasi. Bahkan di usianya yang sekarang ini, Bachtiar masih mampu menyetir mobil hingga 6 jam. “Karenanya saya berpesan, bagi teman-teman dan adik-adik, konsumsilah Tahitian Noni Juice sejak dini. Karena Tahitian Noni Juice mampu menjaga stamina tubuh dan membantu kita menjalani aktivitas sehari-hari.”.

Sembuh dari Kanker - Ricky Lomanto
RickyTak ada orang yang membayangkan terkena penyakit kanker, dan itulah saya derita. Hampir setahun badan saya demam dan sakit di gusi bagian belakang akibat kanker nasopharing, sejenis kanker di belakang hidung. Saya kemudian berobat ke Cina. Oktober 2005 saya kembali ke Indonesia dan bisa menjalani hidup normal.
Normal? Hanya berselang sebulan, badan kembali demam. Penyebabnya karena menghirup udara dingin, seperti AC mobil, setiap melakukan perjalanan dinas ke luar kota. Mula-mula cuma pilek, lama-lama timbul bengkak antara pipi dan telinga, bekas tempat penyinaran ketika pengobatan dulu. Dokter gigi saya, yang menemukan adanya kanker di belang hidung, terkejut melihat kemunduran kesehatan yang saya alami.
Syukurlah, saya dipertemukan dengan teman istri saya yang membawa Tahitian Noni Juice. Saya di kasih satu gelas. Saya coba minun satu sloki. Begitu bangun tidur, badan terasa segar dan enak. Saya mulai minum secara teratur, pagi dan malam sebanyak satu sloki. Air muka saya berangsur-angsur cerah. Berat badan mulai membaik. Saya ketemu dengan dokter gigi saya, selang seminggu kemudian. Ia kembali terkejut. Kali ini karena tubuh saya yang sudah mulai padat dan berisi. Mulut saya, yang semula merah, sekarang sudah normal. Saya paparkan rahasia Tahitian Noni Juice dan kini ia membagi juga rahasia itu kepada pasiennya. Oktober lalu, persis setahun setelah saya pulang berobat dari Cina, saya periksa CT-Scan ke Singapura. Dokter di sana menyatakan kanker saya sudah bersih. Tak ada yang bisa membayangkan menemukan kesembuhan dari penyakit kanker, tapi saya mengalaminya.


Kisah Nyata
SEMBUH dari COCKSITIS TBC
Ratnasari Ayudia

Akhir dari sebuah penderitaan yang panjang
Akhir 2007 adalah awal dari penderi-taan hidup saya. ratnasari Ayudia (52 tahun), karena divonis menderita penyakit infeksi tulang pinggul (cocksitis TBC). Sejak saat itu saya hanya bisa terbaring lemah. Berdiri harus dibantu. Padahal, sebelumnya saya adalah orang yang aktif.

Penderitaan itu membuat saya stress. Berat badan menyusut dari 66 kg jadi 48 kg. Berbagai cara saya tempuh untuk kesembuhan, tapi keputusasahanlah yang selalu menghampiri pikiran saya, karena hasil pemeriksaan laboratorium tidak mengalami kemajuan.

Sampai suatu hari, saya dihampiri seorang rekan, yakni Indrayanti, yang memperkenalkan Tahitian Noni Juice (TNJ) kepada saya. Puji Tuhan, niat baik ibu Indrayanti yang datang dari Jakarta ke Bandung hanya untuk memberikan saya TNJ berbuah manis. Sejak saya mengonsumsi TNJ pada awal Juni lalu, kesehatan saya mulai pulih. Bahkan hasil pemeriksaan laboratorium saya berubah drastis.
Awalnya Laju Endap Darah (LED) saya mencapai angka 80. Sejak saya mengonsumsi TNJ 1 sloki pagi dan 1 sloki malam selama 1 bulan, LED saya perlahan mulai turun. Yang tadinya 26 menjadi 24. Dua bulan kemudian turun lagi menjadi 23. Yang luar biasa, sete-lah tiga bulan mengonsumsi TNJ, akhirnya LED mencapai angka normal 8, akhir penan-tian selama dua setengah tahun yang saya jalani dengan meminum obat TBC dan lain-lain, yang tak membawa hasil.

Kejadian ini sempat membuat suami saya, yang juga seorang dokter merasa heran. "Kok bisa ya,"katanya. Sampai-sampai suami saya menganjurkan agar saya selalu mengkonsumsi TNJ. Saya merasa berterimakasih kepada TNJ yang telah menyembuhkan saya.

"Kejadian ini sempat membuat suami saya, juga seorang dokter merasa heran, Kok bisa, ya, katanya
dua penyakit sirna bersama 
 Sembuhkan Maag, Johanna Suryanti, Palembang
Sembuh dari MaagSaya menderita sakit maag sejak Agustus 1983. Pernah dirawat di rumah sakit selama satu bulan. Saya tidak bisa makan pedas. Bila makan sambal, langsung sakit perut. Kabar gembira, saya diperkenalkan Tahitian Noni Juice oleh seorang rekan. Hanya satu minggu mengkonsumsi Tahitian Noni Juice, itu perut terasa nyaman. Mulai bisa makan cabai. Tidur tambah nyenyak. Saya benar-benar sembuh setelah minum botol kedua. Saya ceritakan kepada kawan-kawan di Palembang tentang khasiat Noni, eh, enam botol langsung di pesan dalam dua hari. Terima kasih Noni. Sakit perut yang saya derita selama 23 tahun hilang, kondisi keuangan dari berjualan Tahitian Noni Juice juga semakin baik. 
Luka bakar sembuh dalam sepuluh hari
Sembuhkan Asma Akut - Julius Wirianata 
Sembuh dari Asma AkutJulius Wirianata menempuh beragam cara untuk sembuh dari asma. Ia bahkan pernah berobat ke Singapura. Hasilnya sama, ia hanya diberi inhaler untuk mengurangi sesak saat asmanya kambuh. Jadilah Julius tergantung pada obat hidup itu, hingga akhirnya pada tahun 2000, secara tidak sengaja Julius bertemu Tahitian Noni Juice di Australia. Ia habiskan satu botol dalam seminggu. Sepulangnya ke Jakarta, setelah sebulan di Australia, sesak di dada hilang. Sampai sekarang. Obat hirup itupun dilupakannya. "Padahal biasanya dalam sehari saya harus menghirup inhaler paling tidak lima kali," kata Julius
Sembuhkan Komplikasi Jantung, Liver, dan Stroke,
Drs. Arif Hidayatullah, Magelang
Komplikasi jantung, liver & stroke, kondisi kritis, tidak sadar, rahang bawah mengunci dan menurut dokter harapan hidup tipisTahitian Noni Juice dimasukan ke mulut dengan pipet tiap 3 jam sekali, hari ke-2 rahang bisa membuka, hari ke-3 sadar, hari ke-4 sudah bisa duduk, hari ke-5 semua selang & infus dicabut, hari ke-6,7 bisa makan sereal, bubur dan nasi tim, hari ke-8 diijinkan pulang.
sempoyongan langsung hilang

Sembuhkan Multiple Sklerosis, Tirza 20 Tahun, Palu
Mahasiswi kedokteran penderita penciutan otak (multiple sklerosis), syaraf yang tidak terkoordinasi, diawali dengan gejala tremor meningkat, jalan susah, dan setiap hari disuntik lebih dari 10 suntikan, setelah mengkonsumsi Tahitian Noni Juice secara teratur selama beberapa bulan berangsur-angsur pulih dan bisa melanjutkan kuliahnya lagi.
Burn Fat and Increase Energy, Stamina, and Strength- Risk Free
Sembuh dari Stroke, Yanti Widjaja
Berenang adalah kegemaran saya. Tapi suatu pagi saya di kejutkan oleh kesehatan saya. Ketika sedang berendam di air, tiba-tiba saya mendapat serangan tekanan darah tinggi. Kepala sakit. Muntah-muntah. Dokter menyatakan stroke. Langit seperti runtuh. Tapi saya tetap semangat untuk sembuh. Bersama suami yang merawat saya, selama dua bulan saya berobat ke dokter. Perubahan yang saya rasakan, pusing sudah hilang. Tapi jalan masih belum bisa. Harus dituntun.Berpikir juga rasanya masih susah. Penglihatan pun masih bermasalah. Tapi yang satu ini saya tidak bilang ke suami, khawatir dia semakin kepikiran.
Selepas bulan kedua, seorang teman membawa buku tentang testimoni 
Tahitian Noni Juice. Saya baca buku itu di pagi hari, sambil berjemur. Sebab, stroke membuat jari kaki sampai lutut saya terasa dingin. Menurut buku itu, Tahitian Noni Juice bisa menyemangatkan sel. Saya coba membeli satu liter. Saya minum satu sloki menjelang tidur. Malam itu saya tidur pulas. Jam 5 pagi bangun sendiri dan bisa mandi. Yang saya rasakan, Tahitian Noni Juice tak saja menyemangatkan sel tubuh, tapi memberi spirit terhadap keinginan saya untuk sembuh.
Satu bulan setelah minum 
Tahitian Noni Juice, tubuh saya betul-betul sehat. Sejak hari itu, saya rutin minum satu sloki pagi dan malam, untuk menjaga stamina.

Ambein Sembuh dalam 2 bulan 
Sembuh dari Sinusitis, Win Diana, Bogor
Sinusitis sejak tahun 1986, sering sakit kepala, sejak rutin mengkonsumsi Tahitian Noni Juice satu sloki pagi dan malam sampai menghabiskan 1 ½ botol. Sakit kepala lenyap, sinusitis hilang, yang tadinya punya tekanan darah rendah juga menjadi normal kembali.
Sembuh dari Masalah pada Syaraf, Erika, Bandung
Erika, bocah berusia satu tahun lebih, syaraf motorik rusak, kepala tidak bisa tegak, tidak bisa berjalan normal, setelah minum Tahitian Noni Juice, menjadi normal.
Sembuh dari Stroke, Sutrisna Hadi, Bogor
Mengalami serangan stroke yang cukup hebat, sempat dibawa ke rumah sakit. Dikenalkan oleh seorang teman untuk dapat mengkonsumsi Tahitian Noni Juice, Beberapa waktu kemudian sembuh total, ajaibnya rambut yang dulunya hampir semuanya putih, sekarang mulai tumbuh baru dan banyak yang berwarna hitam.
Kembalinya keceriaan keluarga


Sembuh dari Masalah Radang & Infeksi, Antony Sebastian
Dari kecil tidak memiliki daya tahan tubuh, rentan terhadap berbagai macam penyakit radang dan infeksi, bila terluka sekecil apapun akan menjadi parah, setelah mengkonsumsi ½ sloki Tahitian Noni Juice secara teratur setisp mau tidur. Sekarang tidak bermasalah lagi terhadap daya tahan tubuhnya.
Sembuh dari Stroke, Ade S. Joesman, Bandung
Terserang stroke, pecah pembuluh darah dibatang otak, dalam keadaan koma diberikan Tahitian Noni Juice ½ sloki, 2 hari kemudian sudah sadar dan keluar dari ruang ICU, 20 hari kemudian sudah bisa pulang kerumah dan dapat berjalan kembali dengan tongkat.
Sembuhkan Maag Akut, Yayuk Anekasari, 32 tahun, Semarang
Penderita sakit Maag akut, bila kambuh muntah-muntah dan sulit makan. Setelah mengkonsumsi Tahitian Noni Juice tiap pagi dan menjelang tidur, 4 hari kemudian sudah berangsur-angsur membaik, dan pada hari yang ke 12 sudah bisa makan yang asam-asam.
Fungsi Syaraf kembali Normal
Sembuhkan Kanker Rahim Ganas, Andriani Wulandari, Bekasi
Penderita kanker rahim ganas sudah 2 kali operasi berada pada stadium lanjut dengan pendarahan hebat, juga penderita ambeien, dan maag. Sudah tidak ada harapan, tapi setelah mengkonsumsi Tahitian Noni Juice secara teratur selama 16 hari, kanker sudah tidak aktif, sakit ambeien dan maag sembuh total, berangsur-angsur sekarang sehat kembali, terima kasih kepada Tuhan atas Tahitian Noni Juice.
Sembuhkan Lumpuh Setengah, Angelina W. A, Bekasi
Selama lebih dari 40 tahun menderita sulit buang air besar, dalam 1 minggu hanya bisa BAB satu kali, kondisi terakhir separuh badan sudah lumpuh 3 bulan, jantung lemah, kepala sering sakit, pernah gegar otak, tensi turun drastis, telah menempuh berbagai macam pengobatan tanpa hasil. Mengkonsumsi Tahitian Noni Juice dalam waktu 1 minggu kondisi berangsur-angsur pulih. Terima kasih pada kawan yang memperkenalkan Tahitian Noni Juice.
Autis : Emosi mudah di kontrol
Sembuhkan Jantung Koroner, Dian Pasaribu, Bekasi
Penderita jantung koroner selama 6 tahun, akibat obat jantung yang dikonsumsi selama 2 tahun ginjalnya bocor, setelah mengkonsumsi Tahitian Noni Juice selama 1 bulan telah terbebas dari sakit jantung dan ginjalnya pun telah pulih. Terima kasih atas Tahitian Noni Juice ditengah kita.
Sembuhkan Sakit Pergelangan Tangan, Hezekiel Hasugian
Hezekiel Hasugian menderita sakit di pergelangan tangan sejak Desember 2005. rasa sakit menyengat tangannya ketika digunakan untuk mengambil air dengan gayung, mengetik computer, bahkan sekedar mengambil buku. Ia pun mencoba meminum Tahitian Noni Juice, 2 kali sehari sebanyak 30ml. baru habis setengah botol (500ml), tangan Hasugian sudah nyaman untuk digunakan mandi dan bekerja. Tambahan lagi, badan pria asal Medan ini pun jadi jauh lebih bugar. Setelah merasakan manfaat jus asli Tahiti ini, Hasugian juga memberikannya kepada istri dan anaknya. Manfaatnya langsung terasa. Sudah 2 tahun jari kelingking tangan kiri istri Hasugian selalu kesemutan. Penyebabnya, saat dirawat di rumah sakit akibat kecelakaan dulu, infus yang menempel di tangan Eva Maria – istri Hasugian, mampet. Tapi berkat mengonsumsi Tahitian Noni Juice, kesemutan itu hilang. Edwin, anak Hasugian sudah 5 tahun menderita sakit perut setiap menjelang tidur malam. Selama itu pula Edwin berkonsultasi ke dokter spesialis tanpa kesembuhan permanen. Ternyata, setelah 2 minggu minum Tahitian Noni Juice, sakit perut Edwin hilang. Satu keluarga disembuhkan oleh Tahitian Noni Juice.
waspada kesehatan di usia muda



Sembuhkan Asma, Kok Van Viv
Panggil saya Siwan. Saya pelajar SMU berusia 18 tahun. Saat berumur 10 tahun, saya menderita batuk disertai sesak nafas yang sangat mengganggu, sampai-sampai saya sulit untuk tidur. Menurut dokter saya menderita penyakit asma. Hal itu berawal ketika kami sekeluarga berada di Kalimantan. Faktor cuaca yang dingin membuat asma saya muncul. Berbagai macam cara dilakukan orang tua untuk menyembuhkan saya. Makan jantung kelelawar pun pernah saya jalani. Tapi asma saya tak juga reda. Tiga tahun di Kalimantan, kami pindah ke Jakarta lagi. Usaha untuk menyembuhkan penyakit saya terus dilakukan. Seorang sepupu yang mendengar kabar tersebut, datang mengunjungi saya. Dia menawarkan Tahitian Noni Juice yang dikatakannya berkhasiat terhadap kesehatan saya. Merasa tertarik, saya mencobanya dan puji Tuhan, hanya dalam waktu 3 minggu, dengan mengonsumsi 1 sloki Tahitian Noni Juice per hari, asma yang saya derita mulai reda. Saya hampir tak pernah sesak nafas lagi. Tidur pun menjadi nyenyak. Kondisi tubuh yang biasanya sering lemas, sekarang segar kembali. Terima kasih Noni. Harapan kesembuhan yang saya nanti selama 8 tahun akhirnya datang juga.
Sembuhkan Tumor Otak - Dwienta Agnestiasari, 17 Tahun
Sembuhkan tumor 
otakDwienta Agnestiasari, 17 tahun, menderita tumor otak sejak usia 7 tahun. Operasi yang dijalani malah membuatnya lumpuh dan hilangnya penglihatan. Hampir tujuh tahun ia tergolek lemah di pembaringan. Dokter bahkan memprediksi kemungkinan hidupnya tinggal 10 persen.
Mei silam, ia mulai diminumkan Tahitian Noni Juice. Pada sloki yang pertama, ia merasa sakit luar biasa. Pada botol kesepuluh, ia mulai bisa berjalan. Meski mata belum bisa fokus, tapi sudah bisa melihat warna. "Aku bisa melihat!" kata Dwienta, ketika matanya mulai mengenali warna dan cahaya. Kegembiraan yang tak terperikan.
Sembuh dari "Syaraf Terjepit" (HNP) ! - Mohammad Kastedi
Wah, sakitnya bukan main. bergerak sedikit, rasa nyeri langsung menyerang. Bergerak susah. Mau tidur pun susah. Apalagi untuk berjalan. Kalau sudah parah, rasa nyeri datang setiap 10 menit.
Itulah yang saya alami dua tahun silam. Puncaknya, saya dirawat di rumah sakit Cikarang. Hari ketiga, saya  diinfus cairan pereda rasa sakit, karena obat biasa sudah tak mempan. Dari hasil rontgen, diketahui terdapat kelainan pada ruas tulang punggung. Ada sedikit kebocoran sehingga "pelumas" di dalam tulang merembes keluar.
Dokter menyarankan saya untuk operasi. Menurut saya, operasi hasilnya  fifty-fifty. Karena kalau tidak sembuh, efek sampingnya yang tak sanggup saya bayangkan. Anak-anak masih kecil. Masih perlu bimbingan dan biaya.
Akhirnya saya minta pulang dari rumah sakit, atas keinginan sendiri. Saya ingat Ibu Setyorini, yang pernah memberi Tahitian Noni Juice kepada kakak ipar saya yang sakit stroke. Hari Kamis malam Ibu Setyorini mengirimi saya 2 botol Tahitian Noni Juice ukuran 0,5 liter.
Setiap dua jam saya minum satu sloki. Besok pagi, yang biasanya bangun tidur terasa sakit, saat itu tak terasa apa-apa. Badan terasa lentur. Hari Sabtu atau dua hari kemudian, saya sudah bisa menyetir mobil dari Cikarang ke Jakarta.
      Kemanjuran Tahitian Noni Juice begitu luar biasa. Sampai sekarang saya masih minum untuk stamina. Tiga kali sekali, pagi-sore-malam, bahkan anak-anak juga saya berikan. Mereka jadi mau makan. Badan mereka sekarang gemuk dan lebih sehat.
Otitis Media  Anakku sembuh dari otitis media

otitis media
Keceriaan Davin Farel, 8 tahun kini tampak lebih sempurna, karena Otitis Media atau peradangan pada gendang telinga yang membuat gendang telinga berlubang dan menyebabkan cairan dari hidung keluar melalui telinga, semakin membaik. "Cairan itu tak lagi keluar dari telinga Davin sejak dia saya beri TNJ sejak 4 bulan lalu,"cerita Evi Purwitasari ibunda Davin, 37 tahun.

Berawal dari pilek berkepanjangan yang diderita Davin. Awalnya dikira polip atau sinusitis. Anehnya, jika obat dokter habis, pilek Davin kambuh. Untuk tidur pun Davin harus duduk karena hidungnya mudah tersumbat. Puncaknya saat Davin berusia 5 tahun, tubuhnya panas selepas berenang. Cairan yang biasa keluar dari hidung kini keluar dari telinga. Derita itulah yang mengharuskan Davin terbaring di rumah sakit selama 4 hari. Setelah foto THT, diketahui bahwa Davin menderita Otitis Media.
Akibat cairan yang leuar dari telinga itu, pendengaran Davin terganggu. Setelah diperiksa, gendang telinganya berlubang. Demi kesembuhannya, Evi harus mondar- mandir antara Sidoarjo, tempat tinggalnya menuju rumah sakit di Surabaya setiap minggu. Selama hampir 2 tahun berobat di Surabaya, penyakit Davin tak kunjung membaik. Pengobatan berhenti karena kesulitan biaya. Anaknya pun sudah lelah minum obat.

Satu-satunya harapan adalah berdoa kepada Allah SWT agar memberikan petunjuknya atas kesembuhan Davin. Tak berapa lama, ada seorang sahabat yang memperkenalkan Evi dengan TNJ. Tujuan awalnya cuma untuk merawat kesehatan keluarganya, termasuk Davin. Tanpa disangka, TNJ ini membawa manfaat terhadap penyakit Davin. Telinganya tak lagi mengeluarkan cairan dan pileknya juga tidak menyerang lagi. "Alhamdulillah Allah SWT mengabulkan doa-doaku, anakku sembuh berkat TNJ, "katanya.

"Alhamdulillah Allah SWT mengabulkan doa-doaku, TNJ membawa manfaat bagi kesehatan anakku."


Kisah Sembuh dari Penyakit Lupus

Rutnawati-Lupus-Sembuh


Rutnawati Sagala, 35 tahun telah mempercayakan kepada TAHITIAN NONI JUICE untuk menjaga vitalitas tubuhnya. Selama 6 bulan ini, ia terus mengonsumsi TAHITIAN NONI JUICE untuk menghadapi tantangan dalam aktifitas pekerjaan sehari-hari tanpa perlu cemas jika staminanya menurun.
Keyakinan ini timbul setelah TAHITIAN NONI JUICE mampu menjinakkan Penyakit Lupus yang dideritanya dan baru terdiagnosa pada Maret 2008 l. Tidak hanya stamina serta vitalitas tubuh saja yang dirawat oleh TAHITIAN NONI JUICE melainkan mampu menjaga immunitas tubuh dari virus Lupus.
Untuk Rut, anak ke 4 dari 7 bersaudara ini, mulai merasakan keanehan yang terjadi pada tubuhnya 10 tahun yang silam. Muncul ruam-ruam merah yang cukup menganggu pada sekujur tubuhnya. Awalnya di wajah, kemudian menjalar ke seluruh tubuh dan kepala.
Namun medis belum bisa mendiagnosa, dokter hanya curiga bahwa ini hanya penyakit kulit,jelas Rut. 5 tahun kemudian, tahun 2003, gejala yang ditonjolkan Penyakit Lupus ini semakin mengerikan, ruam-ruam merah muncul semakin banyak dan kulit melepuh di seluruh tubuh. Sampai-sampai semua (maaf) bulu yang ada di tubuh rontok,cerita Rut. Namun tetap saja medis masih belum bisa mendeteksi apa yang menyebabkan Rut mengalami hal seperti itu.
Hingga suatu hari, seorang Dokter di RS Adven Bandung curiga dengan gejala yang dialami Rut. Semakin hari kondisinya semakin parah dan bahkan ia telah divonis akan meninggal.
Dengan menjalani serangkaian test, akhirnya diketahui bahwa ia mengidap penyakit Lupus. Puji Tuhan, yang masih mengijinkan saya hidup, berkat TAHITIAN NONI JUICE yang ditelusuri adik ipar saya melalui internet, saya mencoba mengkonsumsinya. Dan hasilnya, saya masih berada disini dan menceritakan semua pengalaman hidup saya yang cukup mengerikan,terang Rut.
Rut menambahkan bahwa, tidak ada sesuatu hal yang tidak mungkin di dunia ini. Dan Rut yakin bahwa TAHITIAN NONI JUICE memang diciptakan Tuhan untuk membantu orang-orang yang menderita penyakit Lupus seperti dirinya





Tidak ada komentar:

Posting Komentar